Kabar Jabodetabek
Ratusan Orang Demo Tuntut Bibit-Chandra Diadili
Rabu, 18 November 2009 15:30 WIB
Jakarta, (tvOne)
Ratusan orang berdemonstrasi di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu, menuntut Presiden netral menanggapi rekomendasi Tim Delapan dan Bibit-Chandra segera diadili.
Dalam berbagai seruan yang mereka sampaikan ketika berunjuk rasa, mereka menyatakan tidak setuju dengan keberadaan Tim Delapan. Sebelumnya, mereka berkumpul di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) setelah diangkut dengan menggunakan lebih dari 20 kendaraan Metromini.
Aksi jalan kaki yang dilakukan massa tersebut dari Bundaran HI menuju Istana Merdeka mengakibatkan kemacetan parah di Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, hingga Jalan Medan Merdeka Utara.
Kepadatan arus lalu lintas tersebut juga juga berimbas kepada sejumlah jalan raya lainnya seperti Jalan Jenderal Sudirman. Mereka membawa spanduk yang antara lain bertuliskan "Adili Bibit-Chandra", "Institusi Hukum Jangan Dipolitisasi", dan "SBY Harus Netral".
Sejumlah orang yang menjadi peserta unjuk rasa mengaku bahwa mereka mengikuti demo untuk menolak rekomendasi Tim Delapan karena mendapat imbalan dari pihak yang menjadi penyokong aksi demonstrasi. Setelah dari Istana, sebagian massa ada yang meneruskan aksi unjuk rasa kembali di kawasan Bundaran HI.
Sebelumnya, Tim Delapan atau tim independen verifikasi fakta dan proses hukum atas kasus Chandra M Hamzah dan Bibit S Rianto, di Jakarta, Selasa (17/11), menyerahkan rekomendasi kerjanya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono antara lain meminta agar kepolisan menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap perkara pimpinan non aktif KPK Bibit-Chandra.
Apabila perkara tersebut sudah dilimpahkan ke Kejaksaan, maka Kejaksaan Agung diminta untuk menerbitkan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKPP). Jika kejaksaan berpendapat bahwa demi kepentingan umum perkara tersebut perlu dihentikan maka berdasarkan azas opportunitas Jaksa Agung dapat mendeponir perkara itu. (Ant)
